Senin, 06 Juni 2016

Review : Tren Teknologi Informasi dan Komunikasi

 


Kemajuan adanya teknologi ini sebenarnya telah diprediksikan oleh John Naisbit sebelumnya. Ia menceritakan bahwa pada Megatrends 2000 setiap rumah akan ada komputer, akan ada jaringan yang dapat menghubungkan satu orang dengan orang lain, penggunaan kertas semakin berkurang. Mungkin saat itu, hal ini dianggap sebuah kegilaan, namun sudah dapat kita rasakan saat ini, ternyata apa yang dituliskan oleh John Naisbit ini benar adanya. Selain itu, Bill Gates pada tahu 2007 juga pernah mengatakan bahwa “kita sedang melintasi suatu batas teknologi yang senantiasa merubah cara kita belajar, bekerja, bergaul, dan berbelanja.” Prediksi inipun saat ini sudah dapat kita rasakan. Misalnya dalam belajar berbagai fitur teknologi sudah ditawarkan untuk mempermudah kita.tidak hanya belajar, bekerja pun sudah sangat mudah. Ketika jarak menjadi penghalang, teknologi mampu memfasilitasi itu semua. dalam bersosialisasi pun kita sudah tidak mengalami kendala yang berarti. Saat ini kita mampu bercakap-cakap dengan orang banyak, tanpa harus kehilangan biaya yang banyak seperti dahulu.

Bill gates ketika masih muda memiliki mimpi bahwa, suatu hari “ one family, one PC” dan ternyata mimpi itu saat ini terwujud. Yang pasti semua kemajuan teknologi ini akan mempengaruhi dan lebih merasuk pada cara hidup kita. Kemajuan teknologi ini juga terdapat pada operating sistem (OS). Misalnya saat ini android menjadi pemenang di kawasan Asia Tenggara, seperti dalam http://www.kompasiana.com/picalgadi/android-juara-os-smartphone-di-asia-tenggara_5630dd7bb693734c0b59d54f dan pengguna terbesarnya adalah negara kita, Indonesia. Bahkan dengan semakin merebaknya penggunaan android, menyebabkan persaingan bisnis yang semakin ketat. Misalnya yang terjadi pada OS android, dengan windows phone.

Selain dari yang telah dijelaskan diawal, lagi-lagi Bill Gates pernah mengutarakan bahwa perkembangan teknologi : convergence, connectedness, natural interface, dan paperless. Convergence ini adalah teknologi yang tadinya terpisah-pisah karena memiliki fungsinya sendiri-sendiri sekarang menyatu dalam teknologi. Misalnya saat ini pada masing-masing handphone yang kita miliki khususnya smartphone, sudah ada kalkulator, alarm, GPS, senter, bahkan ada yang memiliki proyektor. Semua ini tadinya terpisah-pisah dengan fungsi masing-masig, saat ini dengan adanya teknologi, semua itu dapat menyatu. Atau contoh lainnya yakni internet televisi atau layanan televisi yang menggunakan internet. Kedua adalah connectedness. Connectedness ini adalah kondisi dimana manusia sudah saling terhubung dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun. Connectedness ini juga dimaknai sebagai keterhubungan antar device, misalnya HP dengan PC/Laptop, HP dengan Tablet, HP dengan TV. Misalnya saat ini sudah ada smartphone yang dapat menyalakan dan mematikan AC, TV, dsb. Nah hal ini juga membawa dampak, ketika orang sudah sangat merasa terhubung dengan dunia virtualnya, dikehidupan nyata terkadang ustru ada yang mengalami kemunduran. Misalnya orang lebih jago berbincang melalui virtual ketimbang secara langsung. Yang ketiga adalah Natural Interface. Natural interface ini adalah alat yang menghubungkan antara manusia dengan teknologi. Misalnya TV dengan Remote, Komputer dengan Keyboard. Saat ini contoh yang nyata yang dapat dibuktikan adalah google glass. Google glass adalah Perangkat ini menampilkan informasi dalam format bergaya telepon pintar,[9] yang bisa terhubung ke Internet melalui perintah suara bahasa alami (https://id.wikipedia.org/wiki/Google_Glass) . untuk yang belum mengetahui seperti apa itu cara kerja dan apapun mengenai google glass, dapat melihat di link https://www.youtube.com/watch?v=wERGpIeLBx8. Kemudian menurut Bill Gates yang terakhir adalah Paperless. Paperless ini adalah salah satu bentuk digitalization. Dimana seluruh pengoperasiannya sudah tidak menggunakan kertas lagi. Misalnya ketika hendak memberikan tugas kepada mahasiswa, dosen tidak perlu memberikan print out, cukup dengan soft copynya, misalnya melalui email, atau misalnya saat ini kita melakukan transaksi perbankan tidak harus menggunakan kertas, melalui gadget pun sudah mampu melakukan transaksi.

Segala bentuk perubahan akan diterima apabila itu mudah digunakan, tidak melanggar aturan dan norma yang berlaku. Seperti halnya di Indonesia, kemajuan teknologi sudah seperti wabah yang dapat menjangkiti siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Semua orang saat ini sedang mengalami masa euforia dengan segala bentuk tren teknologi yang ada. Yang terpenting adalah ketika kita mulai mengaplikasikan teknologi informasi, kita harus bijak dan pandai dalam menggunakannya, agar tujuan kebaikan dari adanya perkembangan teknologi ini dapat kita rasakan manfaatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar