Kemajuan adanya teknologi ini sebenarnya telah
diprediksikan oleh John Naisbit sebelumnya. Ia menceritakan bahwa pada
Megatrends 2000 setiap rumah akan ada komputer, akan ada jaringan yang dapat
menghubungkan satu orang dengan orang lain, penggunaan kertas semakin berkurang.
Mungkin saat itu, hal ini dianggap sebuah kegilaan, namun sudah dapat kita
rasakan saat ini, ternyata apa yang dituliskan oleh John Naisbit ini benar
adanya. Selain itu, Bill Gates pada tahu 2007 juga pernah mengatakan bahwa
“kita sedang melintasi suatu batas teknologi yang senantiasa merubah cara kita
belajar, bekerja, bergaul, dan berbelanja.” Prediksi inipun saat ini sudah
dapat kita rasakan. Misalnya dalam belajar berbagai fitur teknologi sudah ditawarkan
untuk mempermudah kita.tidak hanya belajar, bekerja pun sudah sangat mudah.
Ketika jarak menjadi penghalang, teknologi mampu memfasilitasi itu semua. dalam
bersosialisasi pun kita sudah tidak mengalami kendala yang berarti. Saat ini
kita mampu bercakap-cakap dengan orang banyak, tanpa harus kehilangan biaya
yang banyak seperti dahulu.
Bill gates ketika masih muda memiliki mimpi bahwa,
suatu hari “ one family, one PC” dan ternyata mimpi itu saat ini terwujud. Yang
pasti semua kemajuan teknologi ini akan mempengaruhi dan lebih merasuk pada
cara hidup kita. Kemajuan teknologi ini juga terdapat pada operating sistem
(OS). Misalnya saat ini android menjadi pemenang di kawasan Asia Tenggara,
seperti dalam http://www.kompasiana.com/picalgadi/android-juara-os-smartphone-di-asia-tenggara_5630dd7bb693734c0b59d54f
dan pengguna terbesarnya adalah negara kita, Indonesia. Bahkan dengan semakin
merebaknya penggunaan android, menyebabkan persaingan bisnis yang semakin
ketat. Misalnya yang terjadi pada OS android, dengan windows phone.
Selain dari yang telah dijelaskan diawal, lagi-lagi
Bill Gates pernah mengutarakan bahwa perkembangan teknologi : convergence, connectedness, natural
interface, dan paperless. Convergence ini adalah teknologi yang tadinya
terpisah-pisah karena memiliki fungsinya sendiri-sendiri sekarang menyatu dalam
teknologi. Misalnya saat ini pada masing-masing handphone yang kita miliki
khususnya smartphone, sudah ada kalkulator, alarm, GPS, senter, bahkan ada yang
memiliki proyektor. Semua ini tadinya terpisah-pisah dengan fungsi
masing-masig, saat ini dengan adanya teknologi, semua itu dapat menyatu. Atau
contoh lainnya yakni internet televisi atau layanan televisi yang menggunakan
internet. Kedua adalah connectedness.
Connectedness ini adalah kondisi dimana manusia sudah saling terhubung
dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun. Connectedness
ini juga dimaknai sebagai keterhubungan antar device, misalnya HP dengan
PC/Laptop, HP dengan Tablet, HP dengan TV. Misalnya saat ini sudah ada
smartphone yang dapat menyalakan dan mematikan AC, TV, dsb. Nah hal ini juga
membawa dampak, ketika orang sudah sangat merasa terhubung dengan dunia
virtualnya, dikehidupan nyata terkadang ustru ada yang mengalami kemunduran.
Misalnya orang lebih jago berbincang melalui virtual ketimbang secara langsung.
Yang ketiga adalah Natural Interface.
Natural interface ini adalah alat yang menghubungkan antara manusia dengan
teknologi. Misalnya TV dengan Remote, Komputer dengan Keyboard. Saat ini contoh
yang nyata yang dapat dibuktikan adalah google glass. Google glass adalah
Perangkat ini menampilkan informasi dalam format bergaya telepon pintar,[9]
yang bisa terhubung ke Internet
melalui perintah suara bahasa alami
(https://id.wikipedia.org/wiki/Google_Glass) . untuk yang belum mengetahui
seperti apa itu cara kerja dan apapun mengenai google glass, dapat melihat di
link https://www.youtube.com/watch?v=wERGpIeLBx8.
Kemudian menurut Bill Gates yang terakhir adalah Paperless. Paperless ini adalah salah satu bentuk digitalization.
Dimana seluruh pengoperasiannya sudah tidak menggunakan kertas lagi. Misalnya
ketika hendak memberikan tugas kepada mahasiswa, dosen tidak perlu memberikan
print out, cukup dengan soft copynya, misalnya melalui email, atau misalnya
saat ini kita melakukan transaksi perbankan tidak harus menggunakan kertas,
melalui gadget pun sudah mampu melakukan transaksi.
Segala bentuk perubahan akan diterima apabila itu
mudah digunakan, tidak melanggar aturan dan norma yang berlaku. Seperti halnya
di Indonesia, kemajuan teknologi sudah seperti wabah yang dapat menjangkiti
siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Semua orang saat ini sedang mengalami masa
euforia dengan segala bentuk tren teknologi yang ada. Yang terpenting adalah
ketika kita mulai mengaplikasikan teknologi informasi, kita harus bijak dan
pandai dalam menggunakannya, agar tujuan kebaikan dari adanya perkembangan
teknologi ini dapat kita rasakan manfaatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar